Jakarta, 7 Oktober 2026 –
Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong mulai memeriksa kondisi skuadnya menjelang pertandingan tandang menghadapi PSIM Yogyakarta pada lanjutan Super League 2026/2027. Perhatian khusus diberikan kepada pemain yang baru kembali setelah memperkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026. Shin ingin memastikan kondisi fisik seluruh pemain sebelum menentukan komposisi yang akan diturunkan. Persija dijadwalkan menghadapi PSIM di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu, 10 Oktober 2026. Pertandingan tersebut menjadi awal periode padat yang akan dijalani Macan Kemayoran sepanjang Oktober.
Lima pemain Persija sebelumnya bergabung dengan Timnas Indonesia, yakni Rizky Ridho, Rayhan Hannan, Shayne Pattynama, Jordi Amat, dan Nadeo Argawinata. Mereka kembali ke klub dengan jumlah menit bermain yang berbeda selama menjalani agenda bersama skuad Garuda. Kondisi tersebut membuat Shin tidak langsung mengambil kesimpulan mengenai kesiapan masing-masing pemain. Ia ingin melihat respons fisik mereka setelah kembali mengikuti latihan bersama Persija. Hasil pemantauan akan menentukan apakah seluruh pemain tersebut siap tampil menghadapi PSIM.
Shin menilai minimnya menit pertandingan juga dapat memengaruhi ritme seorang pemain. Pemain yang hanya mendapatkan kesempatan tampil dalam waktu singkat belum tentu mempunyai kondisi pertandingan yang sama dengan mereka yang bermain secara reguler. Karena itu, sesi latihan menjadi kesempatan penting bagi tim pelatih untuk melihat tingkat kebugaran mereka. Shin juga perlu mempertimbangkan proses pemulihan setelah para pemain menjalani perjalanan dan agenda bersama tim nasional. Kondisi aktual pada latihan akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan susunan pemain.
Kabar positif datang dari sejumlah pemain Persija yang sebelumnya mengalami cedera. Andritany Ardhiyasa, Kwon Chang-hoong, dan Dony Tri Pamungkas telah pulih dan kembali mempunyai kesempatan mengikuti persiapan tim secara penuh. Dengan kembalinya pemain tersebut, Shin mendapatkan lebih banyak pilihan untuk menyusun strategi menghadapi PSIM. Mayoritas skuad Macan Kemayoran kini berada dalam kondisi yang semakin baik, meski masih terdapat pemain yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Situasi tersebut menjadi modal penting menjelang rangkaian pertandingan dengan jarak yang cukup berdekatan.
Selain kebugaran, sektor pertahanan masih menjadi bagian yang terus dievaluasi Shin Tae-yong. Persija mencatat dua clean sheet dalam tiga pertandingan awal Super League 2026/2027 dan hanya kebobolan satu gol. Meski catatan tersebut cukup solid, Shin tidak ingin pemain kehilangan konsentrasi karena satu kesalahan dapat dimanfaatkan lawan. Ia telah melakukan evaluasi terhadap cara tim bertahan dan meminta pemain memperkecil ruang bagi lawan. Pertandingan tandang melawan PSIM akan menjadi ujian berikutnya bagi konsistensi pertahanan Macan Kemayoran.
Persija datang menuju pertandingan tersebut dengan modal tiga kemenangan dalam tiga laga awal kompetisi. Hasil positif itu membuat kepercayaan diri skuad berada dalam kondisi baik setelah jeda kompetisi. Selama jeda, Shin tetap menjalankan program latihan dan menggelar pertandingan latihan untuk menjaga ritme pemain yang tidak bergabung dengan tim nasional. Pendekatan tersebut dilakukan agar kondisi kompetitif pemain tidak turun terlalu jauh. Persija kini berusaha menggabungkan kembali pemain yang bertahan di klub dengan mereka yang baru menyelesaikan tugas internasional.
Laga melawan PSIM juga menjadi pembuka jadwal padat Persija sepanjang Oktober 2026. Setelah bertandang ke Bantul pada 10 Oktober, Macan Kemayoran dijadwalkan menghadapi Persita pada 17 Oktober, Arema FC pada 21 Oktober, Persik pada 26 Oktober, dan Dewa United pada 31 Oktober. Lima pertandingan dalam kurun sekitar tiga pekan membuat manajemen kebugaran menjadi semakin penting. Shin kemungkinan membutuhkan rotasi untuk menjaga performa sekaligus mengurangi risiko kelelahan. Kedalaman skuad yang semakin lengkap memberikan lebih banyak pilihan untuk menghadapi periode tersebut.
Untuk sementara, fokus Shin Tae-yong tertuju pada pemeriksaan kondisi seluruh pemain sebelum menentukan tim yang akan menghadapi PSIM Yogyakarta. Kembalinya sejumlah pemain dari cedera memberikan kabar positif, sementara kondisi para penggawa yang baru membela Timnas Indonesia terus dipantau melalui latihan. Persija ingin mempertahankan tren kemenangan, tetapi laga tandang di Stadion Sultan Agung tetap membutuhkan persiapan matang. PSIM memiliki keuntungan bermain di kandang dan berpotensi memberikan tekanan sejak awal pertandingan. Kesiapan fisik, konsentrasi pertahanan, serta kemampuan menjaga ritme permainan akan menjadi faktor penting bagi Macan Kemayoran dalam memburu hasil positif berikutnya.