Jakarta, 8 Oktober 2026 –
Lionel Messi menutup perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina setelah bertahun-tahun menjadi sosok utama La Albiceleste di panggung internasional. Keputusan tersebut menghadirkan momen emosional bagi pemain, staf pelatih, hingga para pendukung Argentina yang mengikuti perjalanan sang megabintang. Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, turut memberikan pesan menyentuh kepada Messi setelah keputusan tersebut. Ia menekankan besarnya kontribusi sang kapten terhadap tim nasional sepanjang kariernya. Bagi Argentina, berakhirnya perjalanan Messi menandai pergantian era yang sangat besar.
Scaloni menjadi salah satu sosok yang memiliki hubungan penting dengan Messi dalam periode sukses Argentina beberapa tahun terakhir. Bersama sang pelatih, Messi berhasil melewati masa-masa sulit hingga akhirnya menikmati sejumlah pencapaian besar bersama negaranya. Kerja sama keduanya tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga membentuk tim Argentina yang lebih solid. Scaloni memberikan kebebasan kepada Messi untuk memainkan perannya sekaligus membangun keseimbangan dengan pemain lain. Hubungan tersebut membuat perpisahan Messi dengan tim nasional menjadi momen yang emosional bagi sang pelatih.
Dalam pesannya, Scaloni menggambarkan Messi sebagai pemain yang memiliki arti jauh lebih besar daripada sekadar kontribusi melalui gol dan assist. Pengaruhnya terasa dalam kepemimpinan, pengalaman, serta ketenangan yang diberikan kepada pemain lain. Generasi muda Argentina juga mendapatkan kesempatan berbagi ruang ganti dengan salah satu pemain paling berprestasi dalam sejarah sepak bola. Scaloni menilai perjalanan tersebut meninggalkan banyak pelajaran bagi tim. Ia pun menyampaikan penghormatan atas segala hal yang telah diberikan Messi selama mengenakan seragam Argentina.
Perjalanan Messi bersama Argentina memang tidak selalu berlangsung mulus. Ia pernah menghadapi kritik keras ketika berbagai kesempatan meraih trofi bersama tim senior berakhir dengan kegagalan. Kekalahan dalam beberapa pertandingan penting bahkan sempat membuat masa depannya bersama tim nasional menjadi pertanyaan. Namun, Messi kembali dan terus mengejar gelar yang selama bertahun-tahun belum berhasil didapatkannya. Ketekunan tersebut kemudian menjadi salah satu bagian penting dari kisah karier internasionalnya.
Perubahan besar terjadi ketika Argentina memasuki periode kepelatihan Scaloni. Messi akhirnya berhasil mengangkat trofi Copa America 2021 setelah Argentina mengalahkan Brasil pada pertandingan final. Kesuksesan kemudian berlanjut dengan gelar Finalissima 2022 sebelum mencapai puncaknya ketika Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 di Qatar. Trofi tersebut melengkapi salah satu bagian terbesar yang sebelumnya dianggap belum terdapat dalam perjalanan karier Messi. Ia kemudian terus menjadi bagian penting dari Argentina setelah keberhasilan tersebut.
Bagi Scaloni, kontribusi Messi tidak dapat dinilai hanya berdasarkan jumlah pertandingan maupun trofi. Sang kapten memiliki pengaruh besar terhadap identitas permainan dan mentalitas Argentina selama bertahun-tahun. Kehadirannya juga memberikan kepercayaan diri kepada rekan setim dalam menghadapi pertandingan bertekanan tinggi. Karena itu, kehilangan Messi akan menghadirkan tantangan baru bagi tim nasional. Argentina harus mulai membangun struktur yang tidak lagi bergantung pada pemain bernomor punggung 10 tersebut.
Kepergian Messi sekaligus membuka fase regenerasi yang tidak dapat dihindari. Argentina memiliki sejumlah pemain muda yang berkembang dan telah memperoleh pengalaman bermain bersama sang kapten. Scaloni kini menghadapi pekerjaan untuk mempertahankan karakter kompetitif tim sekaligus memberikan tanggung jawab lebih besar kepada generasi berikutnya. Transisi tersebut diperkirakan membutuhkan waktu karena peran Messi selama ini sangat dominan. Namun, pengalaman bermain bersamanya menjadi modal berharga bagi pemain yang akan meneruskan perjalanan La Albiceleste.
Berakhirnya karier Lionel Messi bersama Timnas Argentina menjadi penutup salah satu perjalanan paling bersejarah dalam sepak bola internasional. Dari periode penuh kritik hingga akhirnya mengangkat Copa America dan Piala Dunia, Messi meninggalkan jejak yang sulit dipisahkan dari sejarah Argentina. Pesan emosional Lionel Scaloni menggambarkan kedekatan sekaligus penghormatan terhadap pemain yang menjadi pusat timnya selama bertahun-tahun. Argentina kini memasuki era baru tanpa sang kapten sebagai pemain di lapangan. Namun, prestasi dan pengaruh Messi akan tetap menjadi bagian penting dari identitas La Albiceleste untuk waktu yang panjang.