Jakarta, 27 Agustus 2026 – Durasi hubungan intim menjadi salah satu hal yang kerap menjadi perhatian pasangan. Bagi pria yang merasa mengalami ejakulasi terlalu cepat, ada sejumlah teknik yang dapat dicoba untuk membantu meningkatkan kontrol dan memperpanjang durasi hubungan seksual. Selain teknik tertentu, kondisi fisik, tingkat stres, serta komunikasi dengan pasangan juga dapat memengaruhi kemampuan mengendalikan ejakulasi.
- Gunakan teknik stop-start
Teknik stop-start dilakukan dengan menghentikan stimulasi ketika mulai mendekati ejakulasi. Setelah sensasi berkurang, aktivitas dapat dilanjutkan kembali. Latihan secara berkala dapat membantu seseorang mengenali dan mengendalikan tingkat gairahnya. - Coba teknik squeeze
Ketika sensasi ejakulasi mulai mendekat, stimulasi dihentikan dan bagian pangkal kepala penis ditekan secara lembut selama beberapa detik. Setelah dorongan ejakulasi mereda, aktivitas dapat dilanjutkan. - Perlambat ritme
Menjaga ritme agar tidak terlalu cepat dapat membantu mengontrol tingkat rangsangan. Memberikan jeda atau mengubah aktivitas juga dapat membantu ketika sensasi sudah terlalu intens. - Latih otot dasar panggul
Latihan Kegel dapat membantu memperkuat otot dasar panggul yang berperan dalam kontrol ejakulasi. Latihan dilakukan dengan mengencangkan otot yang digunakan untuk menghentikan aliran urine, menahannya beberapa detik, kemudian melepaskannya. Latihan sebaiknya dilakukan secara rutin dan tidak dengan menghentikan aliran urine sebagai metode latihan. - Atur pernapasan
Ketika gairah meningkat, sebagian orang cenderung bernapas lebih cepat dan menegang. Mengatur napas secara perlahan dan dalam dapat membantu menjaga tubuh tetap rileks sehingga kontrol terhadap respons seksual menjadi lebih baik. - Kurangi tekanan untuk mencapai performa tertentu
Kecemasan mengenai durasi atau performa justru dapat membuat seseorang semakin sulit mengendalikan ejakulasi. Fokus pada kenyamanan dan komunikasi bersama pasangan dapat membantu mengurangi tekanan selama hubungan intim. - Jaga pola hidup sehat
Olahraga teratur, tidur cukup, mengelola stres, serta membatasi konsumsi alkohol dan rokok dapat mendukung kesehatan seksual secara keseluruhan. Kondisi tubuh dan kesehatan mental juga dapat berpengaruh terhadap fungsi seksual.
Ejakulasi dini merupakan kondisi yang cukup umum dan dapat ditangani. Jika ejakulasi terjadi terlalu cepat secara konsisten, sulit dikendalikan, serta menimbulkan tekanan atau masalah dalam hubungan, berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan dapat membantu menentukan penyebab dan pilihan penanganan yang sesuai.
Yang terpenting, tidak ada durasi hubungan seksual yang berlaku sebagai standar bagi semua pasangan. Kualitas komunikasi, kenyamanan, kepuasan bersama, dan kemampuan mengendalikan aktivitas seksual lebih penting daripada sekadar mengejar angka durasi tertentu.