Barcelona Difavoritkan Bungkam Feyenoord di Liga Champions, Lamine Yamal Siap Jadi Ancaman Utama

Jakarta, 9 September 2026 – Barcelona akan memulai perjalanan di Liga Champions 2026-2027 dengan menghadapi Feyenoord pada pertandingan pertama fase liga di Spotify Camp Nou, Barcelona, Rabu, 9 September 2026 malam waktu setempat atau pukul 23.45 WIB. Blaugrana memasuki pertandingan dengan status favorit berkat performa impresif mereka pada awal musim. Pasukan Hansi Flick memenangi empat pertandingan pertama La Liga dengan torehan total 17 gol dan hanya kebobolan dua kali. Produktivitas tersebut membuat Barcelona diprediksi mampu memberikan tekanan besar kepada pertahanan Feyenoord sejak menit awal. Meski demikian, tim asal Belanda datang dengan catatan positif sehingga kemenangan besar tidak dapat dianggap sebagai sesuatu yang sudah pasti.

Barcelona memiliki modal sangat meyakinkan menjelang pertandingan tersebut setelah menghancurkan Valencia 5-0 pada laga terakhir mereka di kompetisi domestik. Kemenangan itu melanjutkan start sempurna setelah sebelumnya Blaugrana juga mampu melewati Elche, Athletic Bilbao, dan Rayo Vallecano. Empat kemenangan beruntun menunjukkan sistem permainan Flick sudah bekerja dengan baik pada awal musim. Barcelona mampu mempertahankan karakter menyerang dengan intensitas tinggi sekaligus mempunyai lebih banyak pilihan pemain dibandingkan beberapa musim sebelumnya. Kondisi tersebut membuat klub Catalunya menjadi salah satu tim yang diperhitungkan dalam persaingan Liga Champions musim ini.

Lamine Yamal kembali diperkirakan menjadi salah satu sumber ancaman terbesar Barcelona. Pemain sayap tersebut telah mencetak empat gol dari empat pertandingan liga pada awal musim, termasuk dua gol ketika menghadapi Valencia. Kemampuan Yamal melakukan penetrasi dari sisi kanan dapat menjadi masalah besar bagi pertahanan Feyenoord, terutama apabila tim tamu memberikan terlalu banyak ruang di sekitar kotak penalti. Pergerakannya juga memberikan kesempatan kepada pemain Barcelona lainnya untuk masuk ke ruang kosong. Dengan Raphinha dan Anthony Gordon yang juga tampil produktif, lini depan Blaugrana mempunyai variasi serangan yang sulit diprediksi.

Hansi Flick diperkirakan tidak melakukan terlalu banyak perubahan dari komposisi terbaiknya. Joan Garcia berpeluang tetap dipercaya menjaga gawang, sedangkan Jules Kounde akan mengisi posisi bek kanan karena Eric Garcia harus menjalani hukuman pertandingan. Pau Cubarsi menjadi pilihan utama di jantung pertahanan dengan Andreas Christensen berpeluang mendampinginya. Pada posisi bek kiri, Flick dapat memilih Xavi Espart atau memberikan kesempatan kepada Joao Cancelo. Kehadiran Cancelo menawarkan pengalaman sekaligus kemampuan membantu serangan apabila Barcelona ingin bermain sangat ofensif.

Di lini tengah, Barcelona mempunyai kombinasi pemain yang mampu mengendalikan tempo sekaligus memberikan kreativitas. Pedri hampir dipastikan menjadi salah satu pilihan utama dan dapat ditemani rekrutan anyar Rodri serta Fermin Lopez. Rodri telah menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan cepat setelah mendapatkan kesempatan tampil pada pertandingan sebelumnya. Sementara Fermin sedang berada dalam performa bagus sehingga berpeluang mempertahankan tempatnya meskipun Dani Olmo tersedia. Kemampuan Barcelona menguasai area tengah diperkirakan menjadi salah satu faktor yang menentukan seberapa besar tekanan yang mampu mereka berikan kepada Feyenoord.

Barcelona memang tidak dapat tampil dengan kekuatan sepenuhnya karena beberapa pemain harus absen. Frenkie de Jong masih mengalami masalah pada lutut, sementara Roony Bardghji juga belum dapat dimainkan akibat cedera. Eric Garcia dipastikan absen karena menjalani skorsing yang terbawa dari pertandingan Liga Champions musim sebelumnya. Namun, kedalaman skuad membuat Flick masih mempunyai banyak alternatif untuk mempertahankan kualitas permainan. Pemain seperti Dani Olmo, Gavi, Karim Adeyemi, Gabriel Jesus, hingga Marc Bernal dapat memberikan opsi apabila perubahan diperlukan selama pertandingan.

Feyenoord sendiri tidak datang ke Barcelona hanya untuk bertahan. Klub Rotterdam tersebut memasuki pertandingan dengan rangkaian hasil positif dan belum terkalahkan dalam 14 pertandingan terakhir di seluruh kompetisi. Mereka juga tidak mengalami kekalahan dalam delapan pertandingan tandang terakhir, sebuah catatan yang memperlihatkan kemampuan bermain dengan cukup baik jauh dari kandang. Giovanni van Bronckhorst yang pernah memperkuat Barcelona memahami besarnya tantangan menghadapi mantan klubnya di Camp Nou. Feyenoord diperkirakan mencoba bermain disiplin sekaligus memanfaatkan transisi cepat ketika Barcelona kehilangan bola.

Masalahnya, Feyenoord menghadapi pertandingan ini dengan sejumlah pemain yang tidak tersedia. Thomas Beelen, Bart Nieuwkoop, Gijs Smal, Jakub Moder, dan Jordan Bos termasuk pemain yang diperkirakan harus absen. Kondisi tersebut dapat mengurangi pilihan Van Bronckhorst terutama ketika harus menghadapi lini serang Barcelona yang sangat produktif. Feyenoord kemungkinan mengandalkan Timon Ernst di bawah mistar dengan Givairo Read, Jeremiah St. Juste, Tsuyoshi Watanabe, dan Mika Marmol menjadi bagian pertahanan. Luciano Valente, Niccolo Ferri, serta Mamadou Diarra dapat menjadi bagian penting dalam upaya tim tamu menciptakan ancaman.

Catatan pertemuan kedua klub juga lebih berpihak kepada Barcelona. Kedua kesebelasan baru pernah bertemu dalam satu duel dua leg pada putaran kedua European Cup 1974-1975. Pertandingan pertama di Rotterdam berakhir tanpa gol sebelum Barcelona menang 3-0 di Camp Nou melalui hattrick Carles Rexach. Secara keseluruhan, Barcelona juga mempunyai rekor sangat baik ketika menghadapi klub asal Belanda. Dari 18 pertandingan melawan wakil Belanda, Blaugrana mencatat 10 kemenangan, enam hasil imbang, dan hanya dua kekalahan.

Menariknya, Barcelona masih memiliki kelemahan yang dapat memberikan harapan kepada Feyenoord. Blaugrana telah menjalani 15 pertandingan Liga Champions secara beruntun tanpa mampu mencatatkan clean sheet dan kebobolan 30 gol sepanjang periode tersebut. Statistik itu menunjukkan pendekatan menyerang Barcelona terkadang meninggalkan ruang yang dapat dimanfaatkan lawan. Garis pertahanan tinggi yang menjadi karakter permainan Flick juga berpotensi memberikan kesempatan kepada penyerang cepat Feyenoord. Karena itu, tim tamu kemungkinan mencoba bertahan dalam blok yang terorganisasi sebelum melakukan serangan langsung ketika berhasil merebut bola.

Namun, apabila Barcelona mampu mencetak gol lebih dahulu, pertandingan dapat berkembang sangat menguntungkan bagi tuan rumah. Feyenoord akan dipaksa keluar dari struktur bertahan dan membuka lebih banyak ruang yang dapat dimanfaatkan Yamal, Raphinha, Gordon, maupun pemain tengah Barcelona. Produktivitas 17 gol dalam empat pertandingan liga menunjukkan Blaugrana sedang sangat efektif ketika mendapatkan momentum menyerang. Bermain di hadapan pendukung sendiri semakin memperbesar keuntungan mereka pada pertandingan pembuka Liga Champions. Dengan mempertimbangkan kualitas individu, kedalaman skuad, produktivitas, serta keuntungan kandang, Barcelona lebih layak difavoritkan meraih tiga poin dengan prediksi skor akhir 3-1 atas Feyenoord.