Manchester, 17 September 2026 – Manchester United harus mengakhiri perjalanan di Carabao Cup 2026/2027 setelah menelan kekalahan dramatis 2-3 dari Brighton & Hove Albion pada putaran ketiga. Bermain di Old Trafford, Kamis dini hari WIB, Setan Merah sebenarnya mengawali pertandingan dengan sangat baik dan sudah unggul dua gol ketika laga baru berlangsung 10 menit. Shea Lacey membuka keunggulan pada menit kedelapan sebelum Mason Mount menggandakannya dua menit kemudian. Namun, Brighton secara perlahan mengambil kendali dan mampu mencetak tiga gol balasan melalui Charalampos Kostoulas, Pascal Gross, serta Maxim De Cuyper. Manchester United tidak mampu mendapatkan gol penyeimbang pada sisa pertandingan sehingga harus tersingkir lebih awal. Kekalahan tersebut sekaligus melanjutkan periode sulit tim asuhan Michael Carrick pada awal musim ini.
Manchester United langsung memainkan tempo tinggi sejak pertandingan dimulai dan berhasil memberikan tekanan kepada Brighton. Keputusan Carrick memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain yang tidak selalu menjadi starter menghasilkan dampak cepat. Lacey menjadi pemain yang mencuri perhatian setelah mendapatkan ruang di dalam kotak penalti. Pemain berusia 19 tahun itu menerima bola dari Youri Tielemans sebelum menciptakan ruang untuk melepaskan tembakan kaki kiri. Bola mengarah ke sisi gawang dan tidak mampu dihentikan Jason Steele. Gol pada menit kedelapan tersebut membuat Old Trafford bergemuruh sekaligus memberikan awal ideal bagi tuan rumah.
Brighton belum sempat membangun respons ketika Manchester United kembali mencetak gol hanya dua menit kemudian. Tekanan tinggi yang dilakukan para pemain tuan rumah membuat Brighton kehilangan bola ketika mencoba membangun permainan dari area pertahanan sendiri. Marcus Rashford mendapatkan kesempatan melepaskan tembakan yang masih dapat dihentikan Steele, tetapi bola muntah jatuh ke area berbahaya. Mount bergerak cepat menyambut bola dan menyelesaikannya menjadi gol kedua. Keunggulan 2-0 dalam waktu hanya 10 menit membuat Manchester United berada dalam posisi sangat menguntungkan. Setan Merah ketika itu terlihat memiliki kesempatan besar untuk mengendalikan pertandingan dan mengamankan tiket ke putaran keempat.
Namun, intensitas permainan Manchester United mulai menurun setelah mendapatkan keunggulan tersebut. Brighton secara perlahan mampu keluar dari tekanan dan meningkatkan penguasaan bola di lini tengah. Tim tamu mulai menemukan ruang untuk membawa permainan semakin dekat menuju kotak penalti Karl Darlow. Beberapa percobaan dilepaskan meskipun belum mampu menghasilkan gol. Manchester United juga tidak lagi memberikan tekanan seagresif periode awal pertandingan sehingga Brighton mendapatkan lebih banyak waktu untuk membangun serangan. Perubahan tersebut membuat jalannya pertandingan menjadi semakin seimbang menjelang berakhirnya babak pertama.
Brighton akhirnya mendapatkan gol yang dibutuhkan pada masa tambahan waktu babak pertama. Kesalahan dalam mengantisipasi bola panjang membuat pertahanan Manchester United kehilangan kendali terhadap situasi. Kostoulas mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengalahkan Darlow dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Gol itu menjadi momentum penting karena Brighton dapat memasuki ruang ganti hanya tertinggal satu gol setelah sebelumnya berada dalam situasi sulit. Sebaliknya, Manchester United kehilangan keuntungan psikologis dari keunggulan dua gol yang mereka bangun pada awal pertandingan. Pertandingan pun kembali terbuka menjelang dimulainya babak kedua.
Brighton tampil dengan kepercayaan diri lebih tinggi setelah jeda dan meningkatkan tekanan terhadap pertahanan tuan rumah. Manchester United kesulitan mengembalikan intensitas permainan seperti yang diperlihatkan pada 10 menit pertama. Penguasaan bola Brighton membuat pemain tuan rumah lebih sering bertahan dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Tekanan tersebut akhirnya menghasilkan gol penyeimbang pada menit ke-65. Pascal Gross memanfaatkan umpan Luka Vuskovic untuk mengubah kedudukan menjadi 2-2. Gol tersebut membuat momentum pertandingan sepenuhnya bergeser menuju tim tamu.
Situasi Manchester United semakin buruk beberapa menit kemudian ketika Brighton menyelesaikan comeback mereka. Rangkaian umpan pendek mampu membuka pertahanan Setan Merah sebelum bola sampai kepada De Cuyper. Pemain yang masuk sebagai pengganti tersebut berada pada posisi tepat untuk menyelesaikan serangan dan membawa Brighton berbalik unggul 3-2. Tiga gol tanpa balas menjadi pukulan besar bagi Manchester United yang sebelumnya terlihat sangat nyaman setelah unggul dua gol. Kesalahan dalam mempertahankan struktur permainan kembali memberikan ruang bagi Brighton untuk menghukum pertahanan tuan rumah. Old Trafford yang sebelumnya bergemuruh kemudian berubah menjadi tekanan bagi para pemain Manchester United.
Carrick berusaha mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan sejumlah pemain utama. Kobbie Mainoo dan Bryan Mbeumo masuk pada menit ke-66, sedangkan Bruno Fernandes diturunkan menggantikan Mount beberapa menit kemudian. Matheus Cunha juga mendapatkan kesempatan pada fase akhir pertandingan ketika Manchester United meningkatkan tekanan. Pergantian tersebut membuat tuan rumah kembali menciptakan beberapa ancaman ke pertahanan Brighton. Rashford mendapatkan salah satu kesempatan terbaik ketika berhadapan dengan Steele, tetapi peluang tersebut tidak menghasilkan gol. Brighton mampu mempertahankan organisasi pertahanan sekaligus memperlambat momentum serangan Setan Merah.
Manchester United terus berusaha mencari gol penyeimbang hingga menit-menit terakhir. Namun, Brighton menunjukkan disiplin untuk mempertahankan keunggulan setelah berhasil membalikkan keadaan. Tim tamu tidak lagi mengambil terlalu banyak risiko dan berusaha menutup ruang yang dapat dimanfaatkan Fernandes dan rekan-rekannya. Serangan Manchester United juga tidak cukup efektif untuk menghasilkan peluang bersih secara konsisten. Skor 3-2 akhirnya bertahan sampai pertandingan selesai. Brighton pun memastikan tiket menuju putaran keempat, sedangkan Manchester United harus menerima kenyataan tersingkir dari salah satu kompetisi domestik pada tahap awal musim.
Hasil tersebut menjadi catatan buruk bagi Manchester United karena mereka gagal mempertahankan keunggulan dua gol di kandang sendiri. Ini menjadi pertama kalinya dalam sekitar 50 tahun Setan Merah kalah di Old Trafford setelah sempat memiliki keunggulan dua gol. Kekalahan dari Brighton juga datang hanya beberapa hari setelah Manchester United mendapatkan hasil negatif dalam derbi menghadapi Manchester City di Premier League. Carrick kini menghadapi pekerjaan besar untuk memperbaiki konsistensi permainan tim, terutama kemampuan mempertahankan kontrol setelah berada dalam posisi unggul. Empat poin dari empat pertandingan awal Premier League ditambah tersingkirnya tim dari Carabao Cup membuat tekanan terhadap Manchester United semakin besar. Fokus Setan Merah selanjutnya beralih sepenuhnya menuju pertandingan liga menghadapi Fulham, sementara Brighton melanjutkan perjalanan mereka di putaran keempat Carabao Cup.