Jakarta, 8 Mei 2026 – Tren membeli buah dan sayur dalam kondisi sudah dipotong memang dianggap praktis bagi banyak orang. Namun di balik kemudahannya, sejumlah jenis buah dan sayuran ternyata bisa cepat kehilangan kualitas, nutrisi, bahkan berpotensi merugikan konsumen jika dibeli dalam kondisi siap saji.
Banyak produk potong yang dijual di supermarket maupun pasar modern tampak segar karena disimpan dalam pendingin. Padahal, beberapa buah sebenarnya lebih cepat mengalami oksidasi setelah dipotong, sehingga rasa dan kandungan gizinya mulai menurun dalam waktu singkat.
Salah satu yang sering dianggap merugikan adalah semangka potong. Buah ini mudah kehilangan kesegaran setelah terkena udara terbuka terlalu lama. Selain teksturnya cepat berubah lembek, rasa manis alaminya juga perlahan berkurang jika penyimpanan tidak optimal.
Buah melon dan pepaya juga termasuk yang sebaiknya dibeli dalam kondisi utuh jika memungkinkan. Permukaan buah yang sudah terbuka membuatnya lebih rentan terkontaminasi bakteri, terutama bila proses pemotongan dan penyimpanan tidak higienis.
Selain buah, beberapa jenis sayuran potong seperti kol, selada, dan wortel siap iris juga dapat mengalami penurunan kualitas cukup cepat. Sayuran tersebut biasanya lebih mudah layu dan kehilangan kerenyahannya dibanding produk segar yang baru dipotong sendiri di rumah.
Kentang kupas atau potong juga sering dianggap kurang menguntungkan karena lebih cepat berubah warna akibat proses oksidasi. Jika disimpan terlalu lama, tekstur dan cita rasanya tidak lagi optimal saat dimasak.
Pengamat pangan menyarankan masyarakat lebih teliti sebelum membeli produk potong. Konsumen dianjurkan memperhatikan warna, aroma, kondisi kemasan, serta suhu penyimpanan untuk memastikan produk masih layak konsumsi.
Meski demikian, buah dan sayur potong tetap bisa menjadi pilihan praktis bagi orang dengan mobilitas tinggi. Kuncinya adalah memilih produk yang benar-benar segar, diproses secara higienis, dan segera dikonsumsi setelah dibeli agar manfaat gizinya tetap terjaga.
Kebiasaan membeli buah dan sayur utuh dinilai masih lebih ekonomis dalam banyak situasi. Selain lebih tahan lama, konsumen juga bisa mengontrol sendiri kebersihan dan ukuran potongan sesuai kebutuhan rumah tangga.