Jakarta, 25 September 2026 – Honda Racing Corporation (HRC) resmi menunjuk Somkiat Chantra untuk menggantikan Joan Mir pada MotoGP Jepang 2026. Pembalap asal Thailand tersebut akan mengendarai Honda RC213V milik tim pabrikan Honda HRC Castrol di Mobility Resort Motegi. Penunjukan dilakukan setelah Mir dipastikan belum dapat kembali berlomba karena masih menjalani pemulihan dan observasi medis. MotoGP Jepang dijadwalkan berlangsung pada 2–4 Oktober 2026.
Mir sebelumnya mengalami serangkaian masalah kesehatan yang memengaruhi energi dan performanya selama beberapa bulan terakhir. Kondisinya memburuk hingga membuat juara dunia MotoGP 2020 tersebut harus menghentikan penampilan di GP San Marino dan kemudian melewatkan seri Austria. Pemeriksaan lanjutan dilakukan di Dexeus University Hospital, Barcelona, tetapi penyebab pasti dari gejala yang dialaminya belum dapat dipastikan. Tim medis kemudian menyarankan Mir menjalani istirahat ketat dan terapi rehabilitasi selama 15 hari.
Saran medis tersebut membuat Mir tidak hanya absen di Jepang, tetapi juga dipastikan melewatkan MotoGP Indonesia. Honda menyatakan kondisi pembalap asal Spanyol itu akan terus dipantau sebelum keputusan mengenai jadwal kembalinya dibuat. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi kesehatannya. HRC berencana memberikan informasi terbaru mengenai Mir setelah rangkaian Grand Prix Indonesia.
Bagi Chantra, kesempatan di Motegi menandai kembalinya dirinya ke kelas utama setelah menjalani MotoGP 2025 bersama LCR Honda. Pada musim 2026, ia beralih ke program Honda HRC di World Superbike Championship atau WorldSBK. Meski tidak lagi menjadi pembalap reguler MotoGP, pengalamannya menggunakan RC213V menjadi salah satu modal untuk kembali beradaptasi dengan motor kelas utama. Sepanjang musim WorldSBK 2026, Chantra telah mencatat tujuh hasil yang menghasilkan poin.
Motegi juga mempunyai catatan khusus dalam perjalanan karier Chantra. Ia memenangi balapan Moto2 Jepang di sirkuit tersebut pada 2023, yang menjadi kemenangan keduanya di kelas menengah. Ketika naik ke MotoGP pada 2025, Chantra kembali mencetak poin di Motegi setelah menyelesaikan balapan di posisi ke-15 bersama LCR Honda. Pengalaman tersebut membuat pembalap Thailand itu sudah cukup mengenal karakter sirkuit yang akan menjadi tempat comeback-nya.
Chantra sendiri mencetak sejarah pada 2025 sebagai pembalap Thailand pertama yang tampil di kelas MotoGP. Musim debutnya berlangsung tidak mudah karena sejumlah cedera turut mengganggu perkembangannya. Setelah kehilangan kursi reguler di LCR Honda, ia tetap berada dalam keluarga HRC dengan berpindah ke WorldSBK pada 2026. Kesempatan menggantikan Mir kini membawanya kembali ke paddock MotoGP untuk setidaknya satu seri.
Honda sebelumnya menggunakan Takaaki Nakagami untuk menggantikan Mir ketika pembalap Spanyol tersebut absen di Austria. Namun, Nakagami tidak dapat menjalankan peran serupa di Motegi karena sudah terdaftar sebagai pembalap wildcard HRC untuk balapan kandangnya. Pembalap penguji Honda lainnya, Aleix Espargaro, juga masih menjalani pemulihan dari masalah cedera punggung. Situasi tersebut kemudian membuka jalan bagi HRC untuk memanggil Chantra kembali ke MotoGP.
Untuk saat ini, Honda baru mengonfirmasi Chantra sebagai pengganti Mir pada MotoGP Jepang. Situasi untuk seri Indonesia berbeda karena jadwal balapan Mandalika berdekatan dengan agenda WorldSBK yang harus dijalani Chantra bersama HRC. Karena itu, belum ada kepastian bahwa pembalap Thailand tersebut juga akan mengisi posisi Mir di Indonesia. Honda masih perlu menentukan pembalap pengganti untuk seri berikutnya apabila jadwal Chantra tidak memungkinkan.
Kembalinya Chantra sekaligus memberikan kesempatan bagi Honda untuk mendapatkan masukan dari pembalap yang saat ini aktif mengembangkan karier di WorldSBK. Ia sudah mengenal RC213V dari musim sebelumnya, tetapi tetap membutuhkan penyesuaian setelah hampir satu musim tidak berkompetisi secara reguler dengan motor MotoGP. Perubahan karakter motor dan perkembangan teknis sepanjang 2026 menjadi tantangan tersendiri menjelang akhir pekan balapan. Namun, pengalaman sebelumnya di Motegi dapat membantu proses adaptasinya.
Dengan keputusan tersebut, Honda HRC Castrol akan menjalani MotoGP Jepang tanpa Joan Mir dan memberikan kursinya sementara kepada Somkiat Chantra. Fokus utama tim tetap berada pada pemulihan Mir, sementara Chantra mendapatkan kesempatan kembali bersaing di kelas utama pada salah satu sirkuit yang memiliki catatan positif dalam kariernya. Penampilannya di Motegi juga akan menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan Chantra setelah menjalani musim bersama proyek WorldSBK Honda. Adapun kepastian mengenai pembalap pengganti Mir untuk MotoGP Indonesia masih menunggu keputusan lanjutan dari HRC.