Jakarta, 12 September 2026 – Kabar kurang menyenangkan datang dari Hoshi, anggota grup K-pop SEVENTEEN, yang mengalami cedera serius pada lutut ketika sedang menjalani wajib militer di Korea Selatan. Hoshi mengungkapkan bahwa dirinya mengalami robekan total pada anterior cruciate ligament atau ACL setelah mengalami cedera ketika mengikuti latihan bersama tim pertunjukan Angkatan Darat. Pemeriksaan medis yang dilakukan setelah kejadian memastikan ligamen pada lututnya mengalami kerusakan sehingga membutuhkan tindakan operasi. Kondisi tersebut membuat Hoshi harus menghentikan sementara sejumlah kegiatan yang sebelumnya telah dijadwalkan selama masa tugas militernya. Setelah menjalani operasi, penyanyi bernama asli Kwon Soon Young itu akan memusatkan perhatian pada proses perawatan dan rehabilitasi. Cedera tersebut sekaligus membuat penggemar SEVENTEEN atau CARAT memberikan banyak dukungan dan berharap Hoshi dapat menjalani pemulihan dengan baik.
Hoshi menyampaikan sendiri kondisi kesehatannya kepada penggemar melalui platform komunitas penggemar pada Sabtu, 12 September 2026. Ia menjelaskan bahwa cedera terjadi ketika dirinya sedang berlatih bersama tim pertunjukan Angkatan Darat. Setelah lututnya mengalami masalah, Hoshi menjalani pemeriksaan medis untuk mengetahui tingkat cedera yang dialaminya. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ACL pada lututnya mengalami robekan total dan membutuhkan penanganan lebih lanjut. Diagnosis tersebut membuat operasi menjadi bagian dari rencana pengobatan yang harus dijalaninya. Hoshi pun menyampaikan kabar tersebut secara hati-hati karena menyadari kondisi itu kemungkinan membuat penggemar terkejut dan khawatir.
Cedera ACL merupakan masalah serius karena ligamen tersebut mempunyai fungsi penting dalam menjaga stabilitas sendi lutut. ACL membantu mengendalikan pergerakan tulang ketika seseorang berjalan, berlari, melompat, maupun melakukan perubahan arah secara cepat. Aktivitas fisik yang membutuhkan gerakan eksplosif dapat memberikan beban besar terhadap bagian tersebut, terutama ketika terjadi putaran atau perubahan posisi secara mendadak. Robekan total biasanya membutuhkan evaluasi menyeluruh untuk menentukan tindakan medis dan program rehabilitasi yang sesuai. Dalam kasus Hoshi, kondisi tersebut menjadi perhatian lebih besar karena ia dikenal sebagai salah satu anggota SEVENTEEN yang sangat aktif dalam kegiatan tari dan pertunjukan. Kemampuan lutut menjadi bagian penting dari aktivitas profesionalnya sehingga proses pemulihan harus dilakukan secara bertahap dan tidak terburu-buru.
Akibat cedera tersebut, Hoshi dipastikan tidak dapat mengikuti sejumlah agenda militer yang sebelumnya telah direncanakan. Ia antara lain tidak dapat berpartisipasi dalam kegiatan tim demonstrasi taekwondo serta Ground Forces Festival yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober. Keputusan untuk tidak mengikuti kegiatan tersebut diambil karena Hoshi harus menjalani operasi dan kemudian berfokus pada proses pemulihan. Aktivitas dengan intensitas tinggi berpotensi memberikan tekanan tambahan pada lutut yang mengalami cedera sehingga harus dibatasi sesuai arahan medis. Hoshi menyampaikan permintaan maaf kepada penggemar yang telah menantikan kehadirannya dalam kegiatan tersebut. Meski tidak dapat hadir, ia tetap meminta CARAT memberikan dukungan kepada tim pertunjukan Angkatan Darat yang akan mengikuti agenda tersebut.
Operasi menjadi tahapan penting sebelum Hoshi memasuki periode rehabilitasi yang lebih panjang. Setelah tindakan medis dilakukan, kondisi lutut perlu dipantau untuk memastikan proses penyembuhan berjalan sesuai harapan. Rehabilitasi biasanya diarahkan untuk mengembalikan rentang gerak, kekuatan otot, keseimbangan, serta stabilitas sendi secara bertahap. Kecepatan pemulihan setiap pasien dapat berbeda sehingga tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan jenis cedera yang dialami. Aktivitas fisik berat juga tidak dapat langsung dilakukan meskipun kondisi sehari-hari mulai terasa lebih baik. Bagi seorang performer seperti Hoshi yang mengandalkan koreografi intensif, kesiapan kembali melakukan gerakan kompleks membutuhkan penilaian medis dan rehabilitasi yang lebih menyeluruh.
Hoshi saat ini masih menjalani wajib militer yang dimulainya pada 16 September 2025. Ia masuk militer satu hari setelah rekan satu grupnya, Woozi, memulai kewajiban serupa. Selama menjalani masa tugas, Hoshi tetap beberapa kali menjadi perhatian penggemar melalui aktivitas yang berkaitan dengan tugas militernya. Cedera terbaru terjadi ketika masa wajib militernya telah berlangsung hampir satu tahun dan jadwal selesai tugasnya semakin dekat. Hoshi dijadwalkan menyelesaikan wajib militer pada 15 Maret 2027 apabila tidak terdapat perubahan terhadap jadwal tersebut. Dengan demikian, cedera terjadi sekitar enam bulan sebelum waktu pelepasan yang telah dijadwalkan.
Kondisi Hoshi menjadi perhatian khusus bagi penggemar karena posisinya sebagai pemimpin Performance Team SEVENTEEN membuat aktivitas tari menjadi salah satu bagian terbesar dalam kariernya. Sejak debut, ia dikenal memiliki kemampuan koreografi dan performa panggung yang kuat serta terlibat dalam pengembangan berbagai penampilan grup. Gerakan SEVENTEEN yang kompleks membutuhkan kekuatan tubuh, keseimbangan, dan stabilitas lutut yang tinggi. Karena itu, pemulihan menyeluruh akan menjadi prioritas sebelum Hoshi kembali menjalankan aktivitas panggung dengan intensitas penuh. Memaksakan aktivitas terlalu cepat berpotensi menghambat rehabilitasi atau meningkatkan risiko masalah pada lutut. Tim medis kemungkinan akan memantau perkembangannya sebelum memberikan izin untuk meningkatkan intensitas latihan.
Kabar tersebut juga mengingatkan penggemar pada pengalaman cedera ACL yang sebelumnya pernah dialami pemimpin SEVENTEEN, S.Coups. Pada 2023, S.Coups mengalami robekan ACL pada lutut kiri ketika menjalani kegiatan produksi dan kemudian harus menjalani operasi serta rehabilitasi panjang. Ia sempat menghentikan aktivitas untuk memberikan waktu bagi tubuhnya menjalani pemulihan sebelum akhirnya kembali beraktivitas bersama grup. Meski jenis cedera memiliki kesamaan, kondisi setiap orang tidak dapat dibandingkan secara langsung karena tingkat kerusakan dan respons terhadap pengobatan dapat berbeda. Hoshi juga perlu mengikuti program yang ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kondisi lututnya sendiri. Pengalaman tersebut setidaknya menunjukkan pentingnya memberikan waktu pemulihan yang memadai sebelum kembali melakukan koreografi dengan intensitas tinggi.
Hoshi sendiri berusaha menenangkan penggemar dengan menyatakan akan menjalani pengobatan dengan baik dan berkonsentrasi pada pemulihan. Ia berharap dapat kembali dalam kondisi sehat setelah menyelesaikan rangkaian perawatan yang diperlukan. Pesan tersebut mendapatkan perhatian luas karena cedera terjadi ketika Hoshi masih menjalankan kewajiban militernya dan sebelumnya dipersiapkan mengikuti beberapa kegiatan. Untuk sementara, fokus utama bukan pada seberapa cepat dirinya dapat kembali melakukan aktivitas berat, melainkan memastikan fungsi lutut pulih dengan baik. Evaluasi medis setelah operasi akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai perkembangan kondisinya. Penggemar pun diharapkan memberikan ruang bagi Hoshi untuk menjalani rehabilitasi tanpa tekanan untuk kembali beraktivitas lebih cepat.
Cedera ACL yang dialami Hoshi SEVENTEEN pada akhirnya membuat sejumlah agenda militernya harus dibatalkan sekaligus memulai periode pemulihan yang penting bagi kelanjutan aktivitasnya. Diagnosis robekan total diperoleh setelah ia mengalami cedera saat latihan bersama tim pertunjukan Angkatan Darat, dan operasi akan dilakukan sebagai bagian dari penanganannya. Hoshi juga memastikan dirinya tidak dapat mengikuti kegiatan demonstrasi taekwondo dan Ground Forces Festival yang sebelumnya dijadwalkan. Setelah operasi, ia akan berkonsentrasi menjalani perawatan dan rehabilitasi hingga kondisi lutut dinilai cukup stabil. Belum ada alasan untuk terburu-buru menentukan kapan Hoshi dapat kembali melakukan koreografi dengan intensitas penuh karena perkembangan pemulihan harus dinilai secara medis. Untuk saat ini, perhatian utama tertuju pada keberhasilan operasi dan proses rehabilitasi agar Hoshi dapat kembali beraktivitas dalam kondisi sehat.